News Sorendiweri – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan seluruh personel masih disiagakan di lapangan untuk mengantisipasi gelombang kedua arus balik Lebaran. Langkah ini dilakukan guna menjaga kelancaran lalu lintas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih melakukan perjalanan kembali ke kota asal.
Polri menilai arus balik belum sepenuhnya selesai, sehingga diperlukan kesiapsiagaan maksimal dari seluruh jajaran.
Penempatan Personel di Titik Rawan
Personel kepolisian ditempatkan di berbagai titik rawan kepadatan, seperti jalur tol, jalan arteri, terminal, pelabuhan, hingga stasiun. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu mengurai kemacetan serta merespons cepat jika terjadi kendala.
Selain itu, rekayasa lalu lintas seperti sistem one way dan contraflow masih diterapkan secara situasional, menyesuaikan dengan kondisi arus kendaraan.

Baca juga: Kapolri minta jajaran beri pelayanan terbaik selama masa arus balik
Pelayanan dan Pengamanan Tetap Ditingkatkan
Polri juga memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Posko pengamanan dan pelayanan masih beroperasi untuk membantu pemudik yang membutuhkan informasi maupun pertolongan selama perjalanan.
Petugas di lapangan diinstruksikan untuk tetap siaga dan responsif, terutama dalam menghadapi potensi lonjakan kendaraan pada arus balik tahap kedua.
Imbauan untuk Pemudik
Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati selama perjalanan, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam keadaan baik. Pemudik juga diminta untuk memanfaatkan rest area atau tempat istirahat jika merasa lelah.
Dengan kerja sama antara aparat dan masyarakat, diharapkan arus balik Lebaran dapat berjalan aman, tertib, dan lancar hingga seluruh pemudik tiba di tujuan masing-masing.












