Polres Supiori Gelar Gerakan Pangan Murah: Upaya Nyata Ringankan Beban Masyarakat
News Sorendiweri– Dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat, Polres Supiori bekerja sama dengan Perum Bulog Biak Numfor menggelar Gerakan Pangan Murah di pertigaan Jalan Sorendiweri Raya. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari warga, yang sejak pagi berdatangan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding pasar.
Daftar Kebutuhan Pokok yang Disediakan
Polres Supiori dan Bulog menyediakan berbagai komoditas penting dengan harga khusus, di antaranya:
-
Beras SPHP: 500 kg
-
Minyak Goreng: 136 kemasan
-
Gula Pasir: 100 kg
Harga yang ditawarkan lebih rendah dari pasaran, sehingga membantu masyarakat menghemat pengeluaran harian.
Kepedulian Polri Terhadap Ekonomi Masyarakat
Kapolres Supiori, Kompol Ferdinand B. Maasawet, S.I.K., M.H., melalui Kasat Binmas Polres Supiori, Iptu Rovetson Setty, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi perekonomian warga.
“Kami berharap Gerakan Pangan Murah ini bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga harga tetap stabil, terutama menjelang momen-momen tertentu yang biasanya memicu kenaikan harga,” ujar Iptu Rovetson.
Ia menambahkan bahwa langkah ini juga bertujuan untuk mencegah spekulasi harga oleh oknum yang kerap memanfaatkan situasi tertentu, seperti menjelang hari besar atau masa paceklik.
Sinergi Polres Supiori dan Bulog untuk Ketahanan Pangan
Kolaborasi antara Polres Supiori dan Perum Bulog Biak Numfor menunjukkan komitmen bersama dalam menjamin ketersediaan stok pangan di wilayah Supiori. Bulog sebagai penyedia beras dan bahan pokok lainnya memastikan distribusi berjalan lancar, sementara Polres Supiori mengawasi pelaksanaan di lapangan agar berjalan tertib dan merata.
“Ini adalah bentuk sinergi yang baik antara instansi pemerintah dan penegak hukum untuk memastikan masyarakat tetap bisa mengakses bahan pokok dengan harga terjangkau,” jelas perwakilan Bulog Biak Numfor.

Baca Juga: Kejari Jayapura Ungkap Korupsi Rp5,7 Miliar, Eks Kacab Bank Papua Ditahan!
Melihat antusiasme warga yang tinggi, Polres Supiori berencana mengadakan kegiatan serupa di titik-titik strategis lainnya di Kabupaten Supiori. Tujuannya agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat, terutama di daerah terpencil yang kesulitan akses bahan pangan.
“Kami akan evaluasi pelaksanaan hari ini dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta Bulog untuk memperluas distribusi ke wilayah lain,” tambah Iptu Rovetson.
Warga yang hadir menyambut baik inisiatif ini. Ibu Maria (42), seorang ibu rumah tangga dari Kampung Sorendiweri, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah, ada bantuan seperti ini. Harga minyak dan beras di pasaran sedang naik, jadi sangat membantu kami yang ekonomi pas-pasan,” ujarnya sambil tersenyum.
Bapak Yohanes (50), seorang nelayan, juga berharap kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan. “Kalau bisa sebulan sekali, biar kami tidak terlalu terbebani dengan harga pasar yang kadang tidak stabil,” katanya.
Gerakan Pangan Murah sebagai Solusi Jangka Pendek
Meski Gerakan Pangan Murah ini bersifat temporal, langkah ini dinilai efektif sebagai solusi jangka pendek dalam meredam gejolak harga. Namun, perlu ada upaya lebih lanjut dari pemerintah daerah untuk stabilisasi harga jangka panjang, seperti:
-
Penguatan stok Bulog di daerah-daerah terpencil
-
Pemberian subsidi bagi pedagang kecil
-
Peningkatan produksi lokal untuk mengurangi ketergantungan impor
Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Supiori dan Bulog Biak Numfor merupakan aksi nyata dalam membantu masyarakat menghadapi tantangan ekonomi. Dengan harga yang lebih terjangkau, warga bisa memenuhi kebutuhan pokok tanpa terbebani.












