
Polda Papua Memberikan Apresiasi atas Terselenggaranya Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang Aman dan Tertib
News Sorendiweri – Kepolisian Daerah (Polda) Papua memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pihak penyelenggara Pemilihan Umum yang telah berpartisipasi aktif dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua. Kegiatan PSU ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar di seluruh wilayah pelaksanaan, mencerminkan kedewasaan demokrasi dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan hukum.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menekankan bahwa keberhasilan PSU ini tidak lepas dari sinergi dan kerja sama yang solid antara semua pihak terkait. Mulai dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), aparat keamanan yang terdiri dari Polri dan TNI, hingga masyarakat sipil yang berpartisipasi aktif. Menurut Cahyo, seluruh elemen ini telah menunjukkan tanggung jawab yang besar demi terciptanya proses demokrasi yang bersih, adil, dan transparan.
“Keberhasilan PSU ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat Papua mampu menyelenggarakan pemilihan dengan penuh kedisiplinan, meski dalam situasi yang penuh tantangan. Peran serta aktif masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran proses pemungutan suara menjadi faktor utama keberhasilan ini,” ujar Cahyo, di Jayapura, Selasa (25/3/2025).
Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada tokoh adat dan tokoh agama yang berperan penting dalam menenangkan suasana serta memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pemungutan suara secara damai dan sesuai dengan prosedur hukum. Peran mereka menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara aparat keamanan dan warga, sehingga konflik dan potensi gangguan keamanan dapat dicegah sedini mungkin.
Lebih lanjut, Kombes Cahyo menjelaskan bahwa Polda Papua telah menyiapkan strategi pengamanan terpadu, termasuk patroli rutin, posko pengawasan di titik-titik rawan, serta koordinasi intensif dengan seluruh instansi terkait. Langkah-langkah ini bertujuan untuk memastikan setiap TPS dapat beroperasi tanpa gangguan dan setiap hak pilih warga dapat terpenuhi secara maksimal. Selain itu, petugas juga aktif memantau jalannya proses penghitungan suara agar semua tahapan berjalan transparan dan akuntabel.
“Keamanan dan kenyamanan warga saat memberikan hak pilihnya menjadi prioritas utama kami. Kami mengucapkan terima kasih atas kesadaran dan kedisiplinan warga dalam mengikuti aturan serta menjaga suasana tetap kondusif,” tambah Cahyo.
Polda Papua menegaskan bahwa keberhasilan PSU ini merupakan cerminan nyata dari demokrasi yang sehat dan stabil di wilayah Papua. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemilu, tetapi juga memperkokoh persatuan dan kesatuan warga di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama di provinsi ini.
Selain itu, PSU yang berjalan lancar ini diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi di masa depan, baik melalui pemilihan umum, pemilihan kepala daerah, maupun kegiatan politik lainnya yang sah dan demokratis. Dengan demikian, partisipasi aktif warga akan terus menjadi penopang utama terciptanya pemerintahan yang bersih, adil, dan mampu menyalurkan aspirasi masyarakat secara efektif.
“Kami berharap momentum PSU ini menjadi titik awal untuk memperkuat kesadaran demokrasi, menjaga kerukunan antarwarga, serta membangun Papua yang lebih aman, maju, dan sejahtera. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat merupakan kunci utama untuk memastikan setiap proses demokrasi berjalan lancar,” kata Cahyo menutup pernyataannya.
Dengan terlaksananya PSU secara aman, tertib, dan lancar, Polda Papua kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah Provinsi Papua, mendukung penyelenggaraan demokrasi yang adil, dan memastikan hak-hak warga negara terpenuhi tanpa adanya intimidasi, kekerasan, atau gangguan keamanan. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa Papua siap menjadi contoh bagi daerah lain dalam penyelenggaraan pemilihan yang damai, transparan, dan akuntabel.












