,

Lea Ampnier Jaring Aspirasi Mahasiswi Biak

by -514 Views
banner 468x60

News Sorendiweri – Lea Ampnier Jaring Aspirasi bersama Mahasiswi Biak Supiori dalam kegiatan Jaring Aspirasi Masa Sidang IV Tahun Anggaran 2025. Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Pokja Perempuan, Lea Emmy Ampnier, memimpin langsung diskusi yang berlangsung di Asrama Supiori, Waena, Kamis (11/12). Kegiatan ini mengangkat tema “Kualitas dan Aksesibilitas Pelayanan Kesehatan bagi Orang Asli Papua (OAP)”.

Sebanyak 28 Mahasiswa IISIP-Yapis Praktik di RRI Biak - RRI.co.id
Lea Ampnier Jaring Aspirasi Mahasiswi Biak

Dalam pertemuan tersebut, Lea Ampnier membuka ruang dialog terbuka agar para mahasiswi dapat menyampaikan pengalaman dan kendala yang mereka hadapi dalam mengakses layanan kesehatan. Diskusi berjalan aktif selama kurang lebih dua jam dan memunculkan berbagai persoalan mendasar terkait pelayanan kesehatan di Papua.

banner 336x280

Para mahasiswi mengungkapkan bahwa sejumlah rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta, belum memberikan layanan kesehatan secara maksimal. Mereka menyoroti perlakuan berbeda yang kerap dialami OAP, khususnya bagi masyarakat yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari luar Kota Jayapura. Kondisi tersebut semakin menyulitkan masyarakat kurang mampu saat membutuhkan pelayanan medis.

Baca Juga : MRP Hadir Dalam Pencanangan Dan Jalan Santai Peringatan HUT Ke 80 RI Tingkat Provinsi Papua Tahun 2025

Mahasiswi Biak Supiori Soroti Hak Dasar Kesehatan OAP

Mahasiswi Biak Supiori juga menyampaikan pentingnya keberpihakan kebijakan kesehatan kepada OAP. Mereka menilai sistem layanan saat ini masih menyisakan hambatan administratif dan biaya yang memberatkan masyarakat. Situasi tersebut dinilai berpotensi menghambat pemenuhan hak dasar kesehatan bagi Orang Asli Papua.

Dalam forum tersebut, para mahasiswi secara khusus meminta pemerintah daerah untuk kembali mengaktifkan Program Kartu Papua Sehat (KPS) yang pernah berjalan pada era Gubernur Papua Lukas Enembe. Mereka menilai KPS memberikan kemudahan signifikan dalam proses layanan kesehatan serta menjamin pembayaran biaya pengobatan bagi OAP kurang mampu.

Lea Ampnier menyambut seluruh aspirasi yang disampaikan dan berkomitmen membawa masukan tersebut ke tingkat pembahasan yang lebih tinggi. Ia menegaskan bahwa MRP Pokja Perempuan akan terus memperjuangkan peningkatan kualitas dan aksesibilitas layanan kesehatan bagi OAP.

Melalui kegiatan Lea Ampnier Jaring Aspirasi, MRP berharap suara generasi muda Papua dapat menjadi dasar penguatan kebijakan kesehatan yang adil, inklusif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat asli Papua.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.