Yahukimo – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melancarkan aksi teror dengan menyerang fasilitas pendidikan dan kendaraan ambulans di Kabupaten Yahukimo. Aksi anarkis ini menyebabkan kepanikan luar biasa di kalangan warga sekitar yang sedang beraktivitas. Selain itu, pihak keamanan melaporkan bahwa kelompok tersebut sengaja menyasar fasilitas publik guna mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Papua.
Perusakan Fasilitas Pendidikan oleh Kelompok Bersenjata
Pada awalnya, para saksi mata melihat sekelompok orang bersenjata mendekati area sekolah dengan gelagat yang sangat mencurigakan. Oleh karena itu, para guru dan siswa segera menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman sebelum serangan tersebut semakin membabi buta. Meskipun aparat keamanan sudah bersiaga, namun kelompok tersebut tetap melakukan perusakan terhadap beberapa ruang kelas secara anarkis.
Kemudian, KKB juga melepaskan tembakan ke arah ambulans yang sedang melintas untuk mengevakuasi warga yang sakit. Sebab, mereka ingin memutus akses layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah terpencil tersebut. Sehingga, sopir ambulans harus melakukan manuver berbahaya guna menghindari peluru yang mengenai badan kendaraan medis tersebut.
Respons Cepat Aparat Keamanan Gabungan
Baca juga:Mimpi Papua Menembus Eropa: Tiga Talenta PFA Jalani Elite Camp di Austria:quality(75)/https://cdn-dam.kompas.id/photo/ori/2026/02/12/d29b8a31-5416-4af5-ae51-ceb74ae87d5b.jpeg)
Selanjutnya, personel TNI dan Polri segera melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang melarikan diri ke dalam hutan. Sebab, petugas ingin memastikan bahwa kelompok pengacau keamanan tersebut tidak melakukan aksi lanjutan yang merugikan warga sipil. Oleh sebab itu, patroli skala besar kini mulai menyisir setiap sudut wilayah Yahukimo guna mempersempit ruang gerak KKB.
Saat ini, kondisi di lokasi serangan sudah berada dalam kendali penuh aparat keamanan gabungan. Bahkan, petugas kesehatan tetap berusaha memberikan layanan darurat meskipun sarana transportasi mereka mengalami kerusakan akibat tembakan pelaku. Sebagai tambahan, pemerintah daerah meminta masyarakat untuk tetap tenang serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada petugas terdekat.
Komitmen Pemulihan Keamanan di Papua
Sebagai kesimpulan, serangan terhadap sekolah dan ambulans ini merupakan pelanggaran kemanusiaan yang sangat berat. Di sisi lain, seluruh elemen masyarakat mengecam keras tindakan KKB yang menghambat proses pendidikan serta kesehatan di Yahukimo. Akhirnya, kehadiran aparat keamanan diharapkan mampu mengembalikan rasa aman bagi warga agar kehidupan sehari-hari bisa kembali normal.












