News Sorendiweri – Ikatan Penerbang Indonesia (IPI) mengecam keras aksi penembakan terhadap pilot dan kopilot maskapai Smart Air yang terjadi di wilayah Papua. Insiden tragis tersebut dinilai sebagai tindakan keji yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam keselamatan penerbangan sipil dan kemanusiaan.
Peristiwa penembakan itu menyebabkan pilot dan kopilot pesawat Smart Air meninggal dunia saat menjalankan tugas penerbangan perintis yang melayani wilayah pedalaman Papua.
IPI: Tindakan Tidak Berperikemanusiaan
Ketua Umum IPI dalam pernyataannya menegaskan bahwa penembakan terhadap awak pesawat sipil merupakan tindakan tidak berperikemanusiaan dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Penerbangan perintis memiliki peran vital dalam membuka akses transportasi, logistik, dan layanan dasar bagi masyarakat di daerah terpencil.
“Pilot dan kopilot adalah tenaga profesional yang menjalankan tugas kemanusiaan. Aksi penembakan ini adalah kejahatan serius yang harus diusut tuntas,” tegasnya.
Ancaman Serius terhadap Keselamatan Penerbangan
IPI menilai insiden tersebut menjadi ancaman nyata bagi keselamatan penerbangan sipil di Papua. Penerbangan perintis selama ini menjadi tulang punggung konektivitas antarwilayah, terutama di daerah yang sulit dijangkau jalur darat.
Menurut IPI, jika keamanan tidak segera diperkuat, maka keberlangsungan layanan penerbangan perintis berpotensi terganggu dan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat pedalaman.

Baca juga: Kelompok bersenjata tembak pesawat Smart Air, pilot-kopilot tewas
Desak Aparat Usut Tuntas Pelaku
IPI mendesak aparat keamanan untuk segera mengusut tuntas kasus penembakan tersebut dan menindak tegas para pelaku sesuai hukum yang berlaku. Penegakan hukum dinilai penting tidak hanya untuk memberikan keadilan bagi korban dan keluarga, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan terhadap insan penerbangan.
Selain itu, IPI meminta pemerintah meningkatkan pengamanan di bandara perintis dan jalur penerbangan rawan di Papua.
Solidaritas untuk Keluarga Korban
Dalam pernyataannya, IPI juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga pilot dan kopilot yang menjadi korban. Organisasi profesi tersebut menyatakan solidaritas penuh kepada rekan-rekan penerbang yang bertugas di wilayah berisiko tinggi.
“Kami kehilangan dua insan penerbang terbaik. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ujar pernyataan resmi IPI.
Dorong Evaluasi Keamanan Penerbangan Perintis
IPI mendorong pemerintah bersama otoritas penerbangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keamanan penerbangan perintis di Papua. Evaluasi ini mencakup pengamanan bandara, koordinasi dengan aparat keamanan, serta prosedur mitigasi risiko bagi awak pesawat.
Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Penutup
Aksi penembakan terhadap pilot Smart Air di Papua menjadi duka mendalam bagi dunia penerbangan Indonesia. IPI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu keselamatan penerbangan dan mendukung langkah-langkah pemerintah dalam menjamin keamanan penerbang sipil, khususnya yang bertugas di wilayah rawan.












