, ,

Dinas Pariwisata Supiori Selamatkan Penyu dari Perdagangan di Pasar Tradisional

by -786 Views
banner 468x60

News Sorendiweri– Upaya pelestarian satwa laut yang semakin terancam kembali ditunjukkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Supiori. Kepala Dinas Dr. Rafles Ngilamele, S.STP., M.Si bersama jajaran—antara lain Sekretaris Dinas Jack Rumbekwan dan Kabid Mitra, Semaya Sroyer, SE—melaksanakan aksi nyata penyelamatan seekor penyu yang ditemukan dijual di salah satu pasar tradisional Supiori.

Penyelamatan di Tengah Ancaman Perdagangan Satwa

Penemuan penyu di pasar tradisional tentu menjadi keprihatinan. Satwa yang dilindungi undang-undang ini kerap diburu untuk dijual, baik sebagai konsumsi maupun komoditas lain, meskipun keberadaannya semakin langka di alam. Menyadari pentingnya upaya penyelamatan, pihak Dinas Pariwisata langsung mengambil tindakan cepat dengan membeli penyu tersebut dari pedagang, untuk kemudian segera dilepas kembali ke laut.

banner 336x280

“Sehingga kami membelinya, dan kami akan melepaskan penyu kembali, karena sesuai dengan ketentuan yang berlaku, penyu ini dilindungi habitatnya. Kami juga berupaya mendestarikan penyumit ini dengan melepaskan kembali,” ujar Rafles Ngilamele.

Langkah sederhana ini memiliki makna besar: tidak hanya menyelamatkan satu ekor penyu, tetapi juga menyampaikan pesan moral kepada masyarakat bahwa perdagangan penyu adalah tindakan yang melanggar hukum sekaligus merusak ekosistem.

RRI.co.id - Dinas Pariwisata Supiori, Laksanakan Aksi Selamatkan Penyu

Baca Juga: Tim Ekspedisi Patriot UI Usulkan Kopra Jadi Komoditas Unggulan Papua Selatan

Edukasi dan Imbauan untuk Masyarakat

Dalam keterangannya, Rafles juga menegaskan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga satwa laut. Ia menekankan bahwa menangkap atau memperjualbelikan penyu adalah tindakan ilegal yang merugikan generasi mendatang.

“Kita berharap tidak ada lagi orang-orang yang memburu penyu. Habitat penyu semakin hari semakin berkurang. Jika kita tidak ikut bersama-sama menjaga, maka anak cucu kita kelak mungkin tidak akan pernah melihatnya secara langsung,” ucapnya penuh keprihatinan.

Pesan ini menjadi pengingat penting bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan juga tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Penyu: Penjaga Rantai Ekosistem Laut

Penyu bukan sekadar satwa yang eksotis dan menarik untuk dilihat. Peran ekologisnya sangat penting, mulai dari menjaga keseimbangan ekosistem laut hingga memelihara kesehatan padang lamun dan terumbu karang. Hilangnya populasi penyu akan memberi dampak serius pada ekosistem laut yang juga menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.