News Sorendiweri — Upaya peningkatan ketahanan pangan di Kabupaten Supiori kembali mendapat dukungan TNI. Babinsa Koramil 1708-06/Supiori Utara, Serda Risman Mambrasar, turun langsung membantu petani mengolah lahan pertanian untuk penanaman padi dan jagung di Kampung Yenggarbon, Distrik Supiori Utara, Senin (17/11/2025).

Pendampingan Langsung untuk Produktivitas Pertanian
Serda Risman Mambrasar terlihat membantu seorang warga setempat, Teodorus Mamoribo, yang tengah menyiapkan lahannya untuk musim tanam berikutnya. Kehadiran Babinsa di lapangan merupakan salah satu bentuk pembinaan teritorial sekaligus dukungan konkrit terhadap program pemerintah dalam meningkatkan produksi pertanian di wilayah Papua.
“Kami hadir bukan hanya untuk memantau, tetapi ikut bekerja bersama masyarakat agar lahan siap ditanami secepat mungkin,” ujar Serda Risman dalam keterangannya.
Menurutnya, banyak petani di wilayah Yenggarbon yang masih mengandalkan tenaga manual dalam pengolahan lahan sehingga kehadiran Babinsa diharapkan dapat mempercepat proses tanam serta meringankan beban petani.
Baca Juga : Babinsa Supiori Utara Ingatkan Warga Fanindi Waspada Cuaca Saat Melaut
Dorong Kemandirian Pangan Desa
Teodorus Mamoribo menyambut baik dukungan TNI. Ia mengakui bahwa proses pengolahan lahan membutuhkan tenaga tambahan, terutama menjelang musim hujan ketika kondisi tanah menjadi lebih berat untuk digarap.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Pekerjaan lebih cepat dan kami bisa segera menanam padi dan jagung,” kata Teodorus.
Ia berharap dukungan seperti ini terus berlanjut karena berpengaruh langsung terhadap hasil panen dan kesejahteraan petani. Menurutnya, keberhasilan panen bukan hanya soal kerja keras petani, tetapi juga kolaborasi antar-pemangku kepentingan.
Komitmen TNI dalam Ketahanan Pangan
Pendampingan Babinsa terhadap petani merupakan bagian dari agenda TNI AD dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah. Di wilayah Papua, program ini memiliki dampak strategis mengingat banyak kampung masih mengandalkan pertanian sebagai sumber utama pemenuhan kebutuhan hidup.
Danramil 1708-06/Supiori Utara, melalui keterangan terpisah, menegaskan bahwa Babinsa di seluruh distrik akan terus memberi dukungan serupa. “Tugas Babinsa bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat membangun kemandirian pangan,” ujarnya.
Harapan Peningkatan Produksi dan Kesejahteraan
Dengan pengolahan lahan yang lebih cepat dan efektif, petani di Yenggarbon diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi padi dan jagung pada musim tanam mendatang. Selain memenuhi kebutuhan pangan lokal, surplus produksi juga dapat meningkatkan pendapatan keluarga.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam memperkuat ekonomi pedesaan serta menjaga ketahanan pangan di tingkat akar rumput.












